Jumat, 18 Desember 2015

Kue Mangkok


Bahan:
- 350 g tepung beras
- 100 ml air
- 150 g tepung terigu protein sedang
- 200 g tapai singkong matang, buang tulangnya
- 400 g gula pasir
- 200 ml air hangat
- 1 sdt ekstrak vanilla*)
- ¼ sdt pewarna makanan merah
- Pelengkap, aduk:
- ¼ butir kelapa yang sedikit muda, kupas, parut
- ¼ sdt garam

Cara Membuat:
Campur tepung beras dengan air hingga rata. Tambahkan tepung terigu, tapai, dan gula. Aduk rata.
Tuangi air hangat sambil diuleni hingga adonan licin (± 10 menit).
Masukkan ekstrak vanilla dan pewarna, aduk rata. Uleni sambil ditepuk-tepuk hingga adonan mengembang dan ringan. Sisihkan.
Panaskan cetakan kue mangkok/cucing dalam dandang panas selama 5 menit.
Tuang adonan ke dalam cetakan hingga ¾ bagian. Kukus di atas api sedang hingga kue mekar dan matang (± 30 menit). Angkat.
Saat penyajian, taburi dengan kelapa parut.
Untuk 30 buah
*) Ekstrak vanilla: Penambah aroma makanan dari tanaman vanilla. Bentuknya cair. Pada resep lawas menggunakan esens vanili.

Sumber : http://www.femina.co.id/kuliner/resep/cake.cookies/kue.mangkok/004/001/2174/05

Senin, 14 Desember 2015

Mengenal jenis - jenis Keju

Keju Parmesan 


Keju Parmesan

Parmesan merupakan keju keras /hardcheese dari italia. Berwarna kuning pucat dengan lubang-lubang kecil sebesar jarum. Keju parmesan umumnya menjadi matang dalam tiga bulan. Namun, proses pematangan dapat berlangsung hingga satu tahun dan membuat keju kehilangan lebih banyak air dan menjadi lebih keras.

Pemanfaatan keju pamersan biasanya dikombinasikan dengan keju mozzarella. Kandungan lemaknya mencapai  61%. Kaju pamersan yang berusia muda biasanya dijual dalam kemasan dan sudah berupa parutan sehingga dapat digunakan sebagai taburan spageti atau makaroni.

Keju Cheddar

Keju Cheddar

Keju Cheddar adalah keju yang relatif keras, berwarna kuning pucat hingga putih gading, dan kadang-kadang memiliki rasa yang kuat. Keju ini berasal dari desa Cheddar di Somerset, Inggris dan merupakan keju yang paling populer di Britania Raya.

Keju Cheddar juga merupakan salah satu keju yang paling umum tersedia dan digunakan di Indonesia sebagai bahan kue dan makanan.  Keju cheddar memiliki kandungan lemak  mencapai 48 persen.

Keju Mozarella

Keju Mozarella

Keju mozzarella adalah keju yang terbuat dari susu sapi segar. Memiliki tekstur yang lembut dan beraroma tajam. Keju mozzarella mengandung 40-50 persen lemak dan biasanya dimanfaatkan sebagai pelengkap dalam pengolahan pizza. Keju mozzarella ini termasuk keju Italia

Keju Brie

Keju Brie

Keju brie adalah keju Prancis yang lembut dan hanya mengandung 45 persen. Mengenali keju ini sangat mudah karena kulit Keju Brie ini berwarna putih dan memiliki bintik-bintik pigmen kemerahan, beraroma tajam dan jika dimasak keju ini akan leleh dan menyerupai krim.

Keju Camembert

Keju Camembert

Keju camembert sangat mirip dengan keju brie dan termasuk dalam keju Prancis. Memiliki tekstur yang lembut dan bagian dalamnya berbentuk krim tanpa harus melalui proses pemasakan. Kandungan lemak didalamnya mencapai 45 persen.

Keju Edam

Keju Edam

Edam (bahasa Belanda Edammer) adalah keju yang berasal dari Belanda yang secara tradisional berbentuk bulat dan berwarna kuning terang dan dibungkus dengan parafin dan malam (zat) berwarna merah. Keju ini dinamai demikian karena pertama kali dibuat di Edam, Holland Utara Edam yang berumur setidaknya 17 minggu dibungkus oleh malam berwarna hitam, bukan merah atau kuning.

Keju Edam memiliki rasa yang sangat lembut, sedikit asin atau terasa seperti kacang, keju ini juga tidak berbau bila dibandingkan keju lainnya. Keju ini juga memiliki kandungan lemak jauh lebih rendah dibandingkan keju tradisional lainnya sebanyak 28 persen dengan kandungan protein sebanyak 25 persen. Keju Edam yang modern jauh lebih lembut dibandingkan keju yang lain, seperti Keju Cheddar, karena kandungan lemaknya yang lebih rendah.

Keju Manchego 

Keju Manchego

Manchego adalah keju bertekstur keras dari daerah La Mancha di Spanyol yang dibuat dengan menggunakan susu domba yang dipasteurisasi. Keju ini merupakan keju Spanyol yang paling populer dan diekspor ke banyak negara di dunia. Keju ini memiliki tekstur yang padat dan kering dengan kulit seperti lilin. Bagian dalam dari keju ini memiliki lubang-lubang kecil.

Keju Gorgonzola

Keju Gorgonzola

Gorgonzola adalah keju biru bertekstur lunak dari susu sapi yang di pasteurisasi yang berasal dari Italia. Jamur  yang berwarna biru kehijau-hijauan ditambahkan pada keju ini sehingga rasanya menjadi tajam dan pedas. Keju Gorgonzola dibuat di sebuah desa di utara Italia yang bernama sama dengan keju ini. Keju ini biasanya dibungkus dengan kertas timah untuk menjaga kelembabannya. Warna Gorgonzola bervariasi dari putih hingga kuning jerami dengan urat-urat yang berwarna hijau atau biru kehijau-hijauan. Rasa dari keju ini bergantung pada lama pematangannya, semakin lama waktu pematangannya maka semakin tajam rasa keju tersebut.

Keju Stilton

Keju Stilton

Stilton adalah keju dari negara Inggris yang dibuat dengan menggunakan susu sapi yang dipasteurisasi (adalah sebuah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme merugikan seperti bakteri, virus, protozoa, kapang, dan khamir.) dan memiliki tekstur yang bercorak biru karena penambahan jamur pada proses pembuatannya. Keju Stilton memiliki bentuk silinder yang tinggi dengan kulit yang tebal, berkerut dan padat. Warna dari kulit tersebut adalah coklat keabu-abuan dengan bercak-bercak putih. Kulit tersebut memiliki lubang-lubang sangat kecil yang merupakan hasil dari menusukkan jarum. Jarum tersebut ditusukkan pada kulit keju agar udara di bagian dalam keju dapat keluar.

Berat dari keju ini berkisar antara 2.5 kilogram atau 8 kilogram. Stilton pertama kali dipopulerkan oleh Bell Inn, yaitu sebuah penginapan bagi para wisatawan dari London yang hendak ke York. Keju Stilton muda berwarna seperti gading dan rapuh. Sedangkan keju Stilton tua memiliki warna yang lebih gelap dan memiliki corak biru yang lebih menonjol.

Keju Gruyere

Keju Gruyere

Gruyère adalah keju bertekstur keras yang dibuat dari susu sapi mentah dari daerah Gruyère di Swiss. Keju Gruyère dinamakan sesuai dengan desa tempat keju ini pertama kali dibuat. Kulit keju ini berkeriput dan berwarna coklat alami. Keju Gruyère memiliki kemiripan dengan keju Emmental, namun keju Gruyère memiliki warna kuning yang lebih gelap. Selain itu, proses pematangan Gruyère lebih lama dibandingkan dengan Emmental sehingga teksturnya lebih padat dan rasanya lebih tegas.

Keju Emmental

Keju Emmental

Emmental, Emmentaler, Emmenthal, atau Emmenthaler adalah keju dari Swiss yang dibuat dengan susu sapi mentah dan memiliki banyak lubang atau "mata" yang berukuran besar. Keju ini dikenal sebagai "keju Swiss" di Amerika Utara walaupun keju Swiss tidak selalu merujuk kepada Emmental. Tiruan keju Emmental di Norwegia dikenal dengan nama Jarlsberg. Keju ini mendapatkan namanya dari daerah asalnya yaitu lembah Emme di Canton Bern dan telah mendapatkan sertifikasi dari AOC (Appellation d'Origine Contrôlée).

Keju Ricotta

Keju Ricotta

Keju Ricotta adalah keju segar dari Italia yang dibuat dari air dadih sisa pembuatan keju lain yang dimasak lagi. Ricotta berasal dari kata bahasa Latin yaitu "recocta" yang berarti "dimasak lagi". Keju ini diproduksi di seluruh daerah di Italia. Ricotta dapat dimakan begitu saja ataupun digunakan dalam lasagna, cannoli (kue dari Sisilia) dan hidangan-hidangan lainnya. Keju ini memiliki rasa yang tidak terlalu manis dengan tekstur yang lembut dan warna yang putih seperti salju.

Perbedaan Margarine, Mentega dan Butter


Margarin, Mentega, Butter - Ketiganya sama-sama digunakan sebagai bahan membuat kue.  Namun, antara margarin, mentega, dan butter berbeda.  Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Apa saja?

Margarin

Margarin, merupakan lemak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan (lemak nabati).  Bahan ini memiliki tekstur yang lebih kaku, namun stabil di suhu ruang, artinya dia tidak akan mencair pada suhu ruang. Margarin memiliki warna kuning yang lebih tua bila dibandingkan mentega.
Contoh margarin adalah blue band, palmboom, provita, dan merk2 baru lainnya.

Mentega



Mentega, merupakan salah satu bentuk lemak yang berasal dari hewan (lemak hewani) yang mengandung vitamin A, D, karbohidrat dan protein.  Mentega memiliki tekstur yang sangat lembut bila disimpan dalam suhu ruang, aroma susu-nya sangat kuat dan harum.  Akan tetapi, mentega akan mudah mencair bila suhu meningkat menjadi hangat. Bila dibandingkan dengan margarin, warna mentega cenderung lebih pucat atau lebih muda. Roombotter merupakan salah satu jenis mentega yang dikemas dalam kaleng. Roombotter ini memiliki aroma lebih wangi bila dibandingkan dengan mentega lain.
Contoh mentega yang beredar di pasaran adalah orchid, archor, dan wisman.

Butter


Butter, terbuat dari cream (susu).  Kandungannya hanya cream dan garam.  Butter sangat mudah lumer bila disimpan dalam suhu ruang karena dia terbuat dari cream saja. Butter terdiri dari 2 yaitu unsalted butter & salted butter.
Contoh butter adalah elle & vire, orchid, archor

Itulah perbedaan antara margarin, mentega dan butter.  Aroma margarin tidak seharum mentega, namun margarin memiliki daya emulsi yang baik dan menghasilkan tekstur kue yang bagus.  Sedang mentega memiliki aroma yang lebih enak tapi daya emulsinya kurang sehingga bila digunakan untuk membuat kue tidak bisa memberikan tekstur yang kokoh.

Nah untuk mendapatkan kue dengan hasil yang memuaskan anda bisa mencoba mencampurkan mentega dengan margarin. Perbandingannya adalah 1:1. Dijamin tekstur kue aroma dan rasa menjadi lebih memuaskan.

Donat maizena


Bahan :
- 2 butir telur
- 1 bks fermipan (11 gram)
- 5sdm gula pasir
- 200ml air
- 75gr mentega
- 5sdm maizena
- 500gr terigu protein tinggi
-5sdm susu bubuk

Cara membuat :
- Campur fermipan dg air, aduk rata diamkan 5 menit
- Campur semua bahan kecuali mentega
- Kemudian tuang fermipan, aduk rata, baru masukkan mentega.
- Uleni sampai benar- benar kalis, kalau adonan lengket di tangan, tambah sedikit terigu satu sendok - - Diamkan kurang lebih 30menit
- Kempiskan adonan
- Cetak dan diamkan 20menit lagi
- goreng api kecil

NB : bisa ditambahkan topping sesuai selera

Ice Cream Durian



Bahan :
1. 500 ml UHT, dibekukan sebentar
2. 200 gram wippy cream
3. 250 SKM
4. Daging Durian

Cara membuat :
- Campurkan bahan nomer 1, 2, dan 3 lalu mixer kurang lebih selama 25 menit sampai mengembang. - Masukkan dalam kulkas sampai membeku
- Blender adonan yang sudah dibekukan tadi lalu tambahkan daging durian. Blender sampai kurang lebih 25 menit. masukkan dalam cup plastik atau cup es krim lalu bekukan dalam freezer.
- Untuk pemanis bisa tambahkan coklat blok yg sudah diserut diatasnya

NB : kalau pengen hasilnya lebih lembut lagi bisa diblander lagi kira-kira 3 sampai 4 kali

Kamis, 10 Desember 2015

Yogurt Homemade


Bahan :
1 liter susu cair full cream
1 cup yogurt plain isi 100mili (Saya pake Bio Kul sebagai biang)

Note :
1. Pastikan semua peralatan harus steril
2. Gunakan termos air panas untuk fermentasi (Atau wadah lain yang memungkinkan suhu tetap stabil)

Cara membuat :
1. Panaskan susu sambil terus diaduk sampai muncul gelembung kecil (Jangan sampe mendidih). Matikan kompor.
2. Biarkan susu menjadi hangat kurang lebih sekitar 43°. Atau bila kita celupkan jari tidak terlalu panas.
3. Masukan yogurt kedalam susu, aduk hingga rata.
4. Masukan kedalam termos, lalu tutup rapat supaya suhu tetap terjaga selama minimal 7 jam. Semakin lama fermentasi yogurt semakin kental.
5. Pindahkan yogurt dari termos ke wadah lain atau pake botol bertutup, lalu masukan kedalam kulkas bagian paling dalam.
6. Yogurt homemade, siap dikonsumsi.

* Berdasarkan informasi, yogurt homemade ini didalam kulkas bisa bertahan selama 1-2 minggu.

Resep lasagna



Bahan Kulit Lasagna:
90 gram kentang kukus, dihaluskan
50 gram tepung terigu protein sedang
1 butir telur
150 ml susu cair
1/2 sendok teh garam

Bahan Saus:
2 siung bawang putih, dicincang halus
1/2 buah bawang bombay, dicincang kasar
100 gram ayam giling
2 buah wortel (100 gram), dipotong kotak, direbus
2 buah tomat parut (200 gram)
125 gram saus tomat garam secukupnya
merica bubuk secukupnya, gula pasir secukupnya
300 ml air
minyak untuk menumis

Bahan Saus Keju:
2 sendok makan tepung terigu protein sedang
250 ml susu cair
25 gram keju parut, garam secukupnya
merica bubuk secukupnya
margarin untuk menumis

Cara Membuat :
Kulit lasagna:
aduk rata bahan kulit lasagna. Buat dadar diwajan datar. Sisihkan.

Saus tomat :
panaskan minyak. Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum. Masukkan ayam giling. Aduk sampai berubah warna. Tambahkan wortel. Aduk rata.Masukkan tomat, saus tomat, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata. Tuang air. Masak sampai kental.Tata selembar kulit dipinggan tahan panas oval yang dioles margarin. Siram saus. Tata selembar kulit. Siram saus. Ulangi sekali lagi.

Saus keju:
panaskan margarin. Tambahkan tepung terigu. Aduk sampai berbutir. Tuang susu cair sedikit-sedikit sambil diaduk sampai licin.Masukkan keju cheddar parut, garam, dan merica bubuk. Masak sampai kental. Tuang diatas saus tomat. Letakkan di loyang yang diberi sedikit air. Oven.

Penataan:
Pertama olesi loyang dengan mentega ,kemudian masukan saus tomat, lalu tutupi dengan kulit lasagna,kemudian tuang saus keju ,lalu tutupi lagi dengan kulit lasagna, lakukan sampai bagian akhir adalah saus keju, lalu taburi daun oregano. Dan panggang.

Note: lama memanggang disesuaikan dengan oven anda, tidak harus terpaku dengan waktu yang saya sertakan di atas. Jika lasagna tampak mulai mendidih, keju meleleh dan permukaan mulai kecoklatan maka segera keluarkan lasagna. Terlalu lama memanggang membuat lasagna keras dan tidak lumer kala di santap.